GOSIP
Gosip menggosip sungguh menjengkelkan. Soalnya gossip itu
dapat merendahkan nilai kemanusiaan seseorang. Apalagi era zaman sekarang sarana
gossip ada dimana mana. Sasaran gosippun tidak tanggung tanggung, mulai Kepala
Dusun sampai dengan Kepala Negara.
Media gosip berbagai ragam,
tergantung kemampuan keuangan yang dimiliki oleh seseorang. Ada yang namanya facebook, ada yang namanya youtube. Ada
juga namanya W/A, web, atau blog. Menyebar info dengan membagi link atau forward mungkin cukup sederhana
yang dapat dilakukan oleh semua orang.Tetapi
akibatnya banyak yang fatal. Memang gosip hanya sekedar membicarakan perilaku orang lain yang umumnya
terkait hal hal yang negatif.
Tetapi sudah lupakah kita bahwa
gosip itu merupakan pertanda akhlaq seseorang sudah berkarat? Gosip tergolong
dosa besar. Masih ragu? Bila kita berkaca kepada bimbingan Rasulullah, gosip
itu identik dengan ghibah. Makna gosip alias ghibah didefinisikan melalui suatu
hadis, sebagai berikut:
أَتَدْرُونَ مَا الْغِيبَةُ
قَالُوْا: اَللهُ وَرَسُولُهُ أَعْلَمُ، قَالَ: ذِكْرُكَ أَخَاكَ بِمَا يَكْرَهُ،
قِيلَ: أَفَرَأَيْتَ إِنْ كَانَ فِيْ أَخِيْ مَا أَقُوْلُ؟ قَالَ: إِنْ كَانَ
فِيهِ مَا تَقُولُ فَقَدْ اغْتَبْتَهُ وَإِنْ لَمْ يَكُنْ فِيهِ فَقَدْ بَهَتَّه
Artinya:
Tahukah kamu sekalian apa itu
ghibah?
Para sahabat
menjawab: Allah dan Rasul-Nya yang lebih tahu. Kemudian Rasulullah bersabda:
ghibah itu adalah engkau membicarakan tentang saudaramu, akan sesuatu yang dibenci.
Ada yang bertanya: Ya Rasulullah, bagaimana kalau yang kami katakana itu betul
ada pada dirinya? Rasulullah menjawab: Jika yang kamu katakan itu betul,
berartikalian sudah berbuat ghibah.Dan jika yang kalian katakana tidak betul,
berarti kalian telah memfitnah. (HR. Abi Daud)
الله برفرمان:
وَلا يَغْتَبْ بَعْضُكُمْ
بَعْضًا أَيُحِبُّ أَحَدُكُمْ أَنْ يَأْكُلَ لَحْمَ أَخِيهِ مَيْتًا
فَكَرِهْتُمُوهُ وَاتَّقُوا اللَّهَ إِنَّ اللَّهَ تَوَّابٌ رَحِيم
Artinya:
Janganlah kamu
saling menghibah. Adakah seseorang diantara kamu yang suka memakan daging
saudaranya yang sudah mati? Maka tentulah kamu merasa jijik kadanya. Dan
bertaqwalah kepada Allah, sesungguhnya Allah Maha Penerima taubat, lagi
penyayang.(Al-Hujarat,12)
Bagi orang
cerdas dan bijak ketika melihat ayat diatas diakhiri dengan kata kata Allah
penerima taubat, langsung terpikir bahwa sipelaku gosip harus segera bertaubat.
Jangan lagi makan bangkai, karena kita memang bukan buaya atau binatang buas
lainnya.
Ditulis Oleh;
H. Subki El Madny
PENGUNJUNG BLOG YTH.
Bantulah pembangunan
Pesantren Global Madani Aceh Utara
melalui
Rekening kami pada Bank Rakyat Indonesia (BRI), nomor
rekening :
7650-01-008340-53-3,
an. Yayasan Al Madaniyah Aceh Utara.
atau kami
dapat juga dibantu dengan cara para pengunjung blog ini
berbelanja
di https://berikhtiar.com/nikmat.rabbi.ab3
Komentar
Posting Komentar